Rabu, 08 September 2010

kereta vs cwo

gw pikir-pikiiir.. cwo itu kayak kereta api ya... kita nunggu kereta api di peron, trus kereta api dateng... sama halnya kayak cwo., kita nunggu dy, trus dya dateng dengan senang hati... lain lagi klo kita ketinggalan kerta'nya., kita telat dateng ke peron.. kereta udah pergi jauh, ga bisa kita susul... sama hal'nya kyak cwe diputusin sma cwo'ny., th cwo pergi... tapi tenang aja, masih ada lagi kok kereta berikutnya yang akan datang dijadwal keberangkatan berikutnya.. :) malah, kita bisa naik kereta api yang AC ekonomi, yang sebelumnya kita bertujuan untuk naik kereta ekonomi... :D
ya.., bakal ada lagi cwo lain yang lebih baik yang akan 'nyamperin' lo di waktu yang tepat... malah... kalo selisih keberangkatan kereta yang berikutnya lumayan lma, sejam misalnya, kita bisa kan balik ke rumah dulu, makan bakso dulu, atau belanja di mini market... heheh.... yaa., klo kita blom dapet pacar baru, kita ga perlu harus nunggu.., kita bisa kok meluangkan waktu buat hobby kita, menulis, baca, dengerin lagu, kumpul sama sahabat, dan lain sebagainya.. ;) malah, klo emang kita males nunggu tuh kereta yang berikutnya, kita bisa naik bus.... sama kyak kita yang nyari pacar, kn masih ada hal lain yang mesti diharepin.... masa depanmisdalnya... yang jauh lebihhh penting dari pda mengejar pacar.........

Minggu, 22 Agustus 2010

tes tes.. ekhem ekhem.....

sudah banyak sekali fenomena yang terjadi akhir2 ini. contohnya yang dekat2 ini, berupa hujan darah di India, air terjun menyerupai darah di antartika, hujan kodok di Jepang... peristiwa2 tersebut tidak bisa di buktikan penyebab2nya dengan ilmiah... tetapi bisa dibuktikan dan dikaitkan dengan kespiritualan diri... (?)


hahaha, gw masih belom bisa dan belom terbiasa megungkapkan kata2 melalui sebuah karya tulis maupun karangan... xb
padahal hoby. ckcck

udah, langsung aja yaaa liat artikel2 tntang peristiwa yang menyangkut tanda2 dari Allah swt ini... :)

*HUJAN DARAH
Berikut sekilas penjelasan tentang Hujan Darah di India, Lebih 500.000 meter kubik air hujan berwarna merah membasahi ke bumi. Pada awalnya para ilmuwan hanya mengira air hujan berwarna merah itu dikarenakan polusi oleh pasir gurun, tetapi para Ilmuwan menemukan sesuatu yang mengejutkan, unsur merah darah di dalam air hujan tersebut adalah kumpulan berjuta sel hidup, sel yang bukan berasal dari bumi tapinya!

Hujan Darah yang pertama jatuh di distrik Kottayam dan Idukki di wilayah selatan India. Tidak hanya hujan berwarna merah, sebelumnya tepat 10 hari pertama dilaporkan adanya turun hujan berwarna kuning, hijau lalu pernah hujan berwarna hitam. Setelah 10 hari berulah intensitas curah hujan aneh tersebut mereda hingga September.

Contoh air hujan darah tersebut langsung dibawa untuk diteliti oleh pemerintah India dan ilmuwan setempat. Salah satu ilmuwan independen India yang melakukan penelitian yang bernama Godfrey Louis dan Santosh Kumara dari Universitas Mahatma Gandhi. Mereka telah mengumpulkan lebih dari 120 laporan dari para penduduk India setempat dan mengumpulkan contoh air hujan darah dari wilayah sepanjang 100 km. Sungguh merupakan kejadian aneh bukan, seperti adanya gosip Video Malaikat yang juga sempat menghebohkan kita semua.
Hujan darah yang pertama jatuh di distrik Kottayam dan Idukki di wilayah selatan India. Bukan hanya hujan berwarna merah, 10 hari pertama dilaporkan turunnya hujan berwarna kuning, hijau dan bahkan hitam. Setelah 10 hari, intensitas curah hujan mereda hingga September. Hujan tersebut turun hanya pada wilayah yang terbatas dan biasanya hanya berlangsung sekitar 20 menit per hujan. Para penduduk lokal menemukan baju-baju yang dijemur berubah warna menjadi merah seperti darah. Penduduk lokal juga melaporkan adanya bunyi ledakan dan cahaya terang yang mendahului turunnya hujan yang dipercaya sebagai ledakan meteor.

*AIR TERJUN MENYERUPAI DARAH
Salah satu fenomena unik yang ada di bumi adalah air terjun berdarah di Antartika. Hal ini terjadi di sebuah Gletser di Antartika tepatnya di lembahMc Murdo wilayah kutub selatan. Pertama kali ditemukan oleh seorang geolog pada tahun 1911 dan mereka menemui hal aneh yang mereka kira adalah warna merah yang mengalir merupakan warna yang berasal dari ganggang merah. Namun ternyata perkiraan tersebut salah.
Kira-kira 2 juta tahun yang lalu Gletser Taylor terkurung dibawah aliran air yang mengandung kumpulan mikroba kuno, dan mereka terisolasi disana dibawah lapisan es yang sangat tebal secara alami, berkembang secara independen mikroba ini hidup tanpa cahaya, panas dan oksigen, dan disana mereka terperangkap pada suatu kondisi salinitas yang sangat tinggi dan kaya akan zat besi sehingga memberikan warna yang merah sama dengan zat besi dalam darah.
Para Ilmuwan memperkirakan cairan seperti darah ini berasal dari mikroba kuno yang terperangkap di dalam celah es
Dan Air terjun ini terjadi karena adanya sebuah celah dari gletser tersebut yang memungkinkan air subglacial tersebut keluar, membentuk air terjun tanpa mencemari ekosistem didalamnya. Para ilmuwanpun akhirnya menduga dari kesimpulan tersebut bisa sangat mungkin terjadi juga di planet planet lain seperti Mars dan Yupiter, Air terjun berdarah ini benar benar suatu fenomena alam yang ajaib baik secara visual maupun ilmiah.source : megindo.net

Kamis, 19 Agustus 2010

kronologi proklamasi. s/d tanggal 17 agustus 1945

6 Agustus 1945

Sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima di Jepang, oleh Amerika Serikat.

7 Agustus 1945

BPUPKI berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

9 Agustus 1945

Bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki dan akhirnya menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.

Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.

10 Agustus 1945

Sementara itu, di Indonesia, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang. Syahrir memberitahu penyair Chairil Anwar tentang dijatuhkannya bom atom di Nagasaki dan bahwa Jepang telah menerima ultimatum dari Sekutu untuk menyerah. Syahrir mengetahui hal itu melalui siaran radio luar negeri, yang ketika itu terlarang. Berita ini kemudian tersebar di lingkungan para pemuda terutama para pendukung Syahrir.

12 Agustus 1945

Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI.[1] Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.

14 Agustus 1945

Saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis, antara yang anti dan pro Jepang. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat.

Sementara itu Syahrir menyiapkan pengikutnya yang bakal berdemonstrasi dan bahkan mungkin harus siap menghadapi bala tentara Jepang dalam hal mereka akan menggunakan kekerasan. Syahrir telah menyusun teks proklamasi dan telah dikirimkan ke seluruh Jawa untuk dicetak dan dibagi-bagikan.

Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan 'hadiah' dari Jepang.

15 Agustus 1945

Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Belanda. Sutan Sjahrir, salah satu tokoh pemuda mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberian Jepang.

Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong.

Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Maeda, di Jalan Imam Bonjol. Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 malam 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan UUD yang sehari sebelumnya telah disiapkan Hatta.

16 Agustus 1945

Gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pengikut Syahrir. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.

Read More...

Collapse...

Posted by BambangOke

Sabtu, 10 Juli 2010

tulisan gw.. "hargai sebuah pengorbanan dan kerja keras"

janganlah kamu menyia-nyiakan pengoranan dan kerja keras dari seseorang.
hargailah itu, seharga dia mengorbankan segalanya untukmu.!
- seorang lelaki atau wanita yang nembak kamu atau menyatakan perasaannya padamu, dia mengumpulkan segenap keberaniannya dan pengorbanan untukmu..
- Ayah mu menyari uang dengan banting tulang., pergi pagi pulang malam.. pulang dengan capeknya... tidakkah kamu lihat tatapan matanya.?? yang sarat akan lelahnya dan susahnya mencari uang.?? hargailah beliau dengan tidak memboroskan uang atau berfoya-foya dengan cepatnya, tidak sepadan dengan beliau mencari uang yang menghabiskn waktu bnyak.!
- hargailah Ibumu yang telah melahirkan mu. dan orang tua yang mendidikmu dengan kasih sayang mereka.. tetepi mngapa kmu durhaka kpadanya.???? pernahkah kamu berpikir "mereka tlah merawatku sedari kecil sampai aku sebesar ini.., aku hrus membhagiakan mereka dengan usaha ku... dengan prestasiku di sekolah dan berbakti kepada mereka.."

intinya.. hargai pengorbanan yang orang lain beri kepadamu.. meski sekecil apapun itu... berilah arti dari HARGA TERIMA KASIH mu .. :)



-Maryam Jamilah-