Selasa, 29 Juni 2010

JALAN TERBAIK MELUPAKAN MANTAN

Anda Akan Siap Bila:
1. Sudah mencoret namanya dari daftar
Singkirkan namanya dari benak Anda. Termasuk jangan menyebutnya atau membicarakannya lagi.

2. Menghapus kenangan akan dia
Hapus segala sesuatu yang menyangkut dia, dari foto, barang pemberiannya hingga nomor teleponnya.

3. Jangan menderita
Jika di suatu tempat, Anda mendengar lagu kenangan Anda berdua, jangan sampai membuat Anda sedih, karena hal itu tidak pada tempatnya.

4. Mantan punya pacar baru
Mendengar mantan sudah mempunyai teman kencan baru, akan membantu Anda lepas dari dia. Sudah saatnya bagi Anda untuk melakukan hal yang sama.

5. Berhenti membandingkan
Tak kunjung ada getaran antara Anda dan teman kencan baru, bisa jadi karena Anda masih membandingkannya dengan mantan.

6. Tak masalah berakhir pekan sendirian
Perasaan kehilangan teman di akhir minggu akan hilang dengan sendirinya. Nikmati akhir minggu dengan sebaik-baiknya.

KIAT MELUPAKAN
1. Ingat hal-hal yang buruk dari dirinya
Bila perlu minta sahabat untuk menambahkan daftar sisi buruk dari mantan Anda.

2. Cari tempat curhat
Jika biasanya Anda meminta saran atau curhat pada mantan, nah, sekarang ini, cari seseorang sebagai tempat curhat baru atau orang yang memberi dukungan pada Anda.

3. Ciptakan fantasi
Buat daftar beberapa pria yang Anda idamkan dan ceritakan hal ini pada teman-teman wanita Anda. Siapa tahu mereka punya kenalan pria yang mirip seperti yang Anda gambarkan.

JIKA MANTAN SUAMI MENYEBALKAN
Menghadapi mantan suami yang menjengkelkan dapat membuat stres. Nah, berikut ini saran yang bisa Anda ikuti.

* Tetapkan kembali hubungan di dalam pikiran
Jangan lagi berpikir bahwa hubungan dengan mantan merupakan arena perkelahian. Bila berinteraksi dengan mantan, bicaralah dengan pelan karena hal ini akan membuat Anda lebih tenang.

* Sadar dan tetap fokus pada diri sendiri
Sangat penting untuk selalu membuat permintaan selama pembicaraan dan bukan tuntutan semisal, “Maukah kamu….”, dan bukan “Kamu harus ….” Jaga nada suara agar tetap netral, tidak bersikap bermusuhan, serta bicara dengan singkat dan jelas. Hindari kata-kata yang mengandung emosi seperti ,”Saya sangat marah karena kamu ….”

5 tanda ngga bisa melupakan mantan

Dia telah memilih Anda sebagai kekasih. Namun, dia masih sering menelepon dan bertukar kabar melalui surat elektronik dengan mantan pacarnya. Atau, dia masih menyimpan dendam sehingga tak berhenti mengorek informasi tentang kisah masa lalunya.

Munculnya gangguan dari masa lalu itu bisa menjadi pertanda bahwa kekasih Anda belum sepenuhnya lupa dan melepaskan hubungan asmara dengan mantan pacarnya.

Tina B. Tessina, PhD, psikoterapis dan penulis buku ‘Money, Sex and Kids: Stop Fighting About the Three Things That Can Ruin Your Marriage’, menunjukkan lima tanda yang mungkin akan menimbulkan masalah dalam hubungan.

1. Tidak ada jeda setelah putus
Menjalin hubungan dengan seseorang yang baru saja putus dari mantan pacarnya, ada kemungkinan dia belum bisa melupakan kisah masa lalunya. “Butuh waktu untuk kembali menaruh harapan mengenai sebuah hubungan baru,” katanya.

Pria cenderung menghindari proses berduka setelah mengalami kegagalan cinta. Padahal, jeda waktu perlu untuk membuatnya pulih dan lebih siap memulai hubungan baru. Ada pula yang memilih langsung menjalin hubungan baru untuk mempercepat pemulihan atau sekadar pelarian melupakan masa lalu.

2. Menjalin hubungan saat belum memutuskan mantan pacar
Tipe pria ini seperti halnya Tiger Woods dan John Edwards, yang menjalin hubungan dengan orang lain saat masih berstatus suami atau memiliki pacar.

Pria bisa saja berbohong bahwa hubungan yang dia lakoni dengan isteri atau pacar sahnya tidak sehat. Namun, kebanyakan hanya menggunakan alasan itu untuk menutupi kecurangannya.

Kalaupun akhirnya ia meninggalkan istri atau pacar sahnya dan memilih menjalani hubungan dengan Anda, bersiap-siaplah memiliki hubungan yang selalu dibayangi masa lalunya.

3. Membicarakan hal ekstrem soal mantannya
Saat membicarakan mantan, caci maki dan sumpah serapah sering terlontar darinya. Atau sebaliknya, dia membicarakan segala kebaikan sang mantan. Waspadalah jika hal demikian terjadi.

Agar tidak terulang dalam hubungan sekarang, minta ketegasannya seperti apa hubungan yang akan dibina bersama. Kalian perlu saling berbagi bagaimana hubungan masa lalu kalian dan apa yang harus diperbaiki pada hubungan yang sekarang dibina.

4. Tidak dapat memutuskan hubungan
Banyak alasan pria tak dapat benar-benar memutuskan hubungan dengan pasangan sebelumnya karena adanya anak atau telah hidup bersama dalam waktu panjang.

Tetapi saat kondisi seperti ini terjadi dan dia tidak berhenti membicarakan sang mantan, ada baiknya mendiskusikan hal tersebut. Katakan bahwa Anda merasa tidak nyaman jika dia masih menyimpan kisah masa lalu dalam hubungan dengan Anda.

5. Terobsesi dengan masa lalunya
Memergokinya sedang memeriksa profil mantan di Facebook atau memandangi foto-foto lama terlalu sering bisa menandakan ada masalah dengan hatinya. “Dia belum bisa melupakan mantannya,” kata Tessina.

Sebagai orang yang dekat dengannya, jadikan diri sebagai bagian rasa duka yang masih ia rasakan. Kalian bisa mendiskusikan hal tersebut pada waktu yang tepat seperti usai makan malam. Biarkan dia tahu Anda terbuka untuk membicarakan masa lalu dan membantunya keluar dari sana. Bahkan, diskusi mungkin membawa kalian semakin dekat.

Jika kekasih belum sepenuhnya mampu melupakan mantan, lanjutkan hubungan kalian dengan hati-hati dan jangan berharap banyak. Dia mungkin ingin bersama Anda, tetapi membutuhkan waktu. Tetapi jika tetap tidak dapat menghilangkan masa lalunya, mungkin Andalah yang harus mengambil keputusan untuk pergi darinya.

• VIVAnews

bingung harus bersikap apa dengan mantan pacar

Yang namanya mantan pacar itu memang sensitif. Namanya juga bukan pacar lagi, pasti ada semacam aturan tidak tertulis yang mau tidak mau harus ditaati. Bersikap terlalu “jauh” dengan mantan memang kerap menimbulkan dilema, terlebih lagi jika perasaan cinta belum sepenuhnya hilang. Pernahkah Anda terjebak dalam perasaan ingin bersikap baik namun takut di salah artikan dan menyulitkan kita untuk move on, tetapi mau bersikap acuh hati ini rasanya tak tega!

Hmm.. Daripada semakin bingung lebih baik ikuti tips bagaimana mengambil sikap dengan si mantan pacar berikut ini:
Jika memang sudah tidak ada chemistry dan sisa-sisa rasa “peninggalan” cinta, jalan terbaik adalah berteman. Jadilah teman yang sewajarnya, tidak perlu memaksa diri untuk menjadi sahabat meskipun Anda berdua sudah saling mengenal luar dalam, terlebih lagi jika kedua pihak telah memiliki pasangan baru. Tetapi paling tidak jalinlah silaturahmi dan hubungan baik dengan selalu menjadi suporter dan motivator dalam hidupnya.

Bagaimana jika cinta Anda berdua berakhir kurang mengenakan?
Untuk kasus yang seperti ini diam masih dianggap solusi terbaik. Hindari saling membuka aib karena itu tidak akan membuat posisi Anda lebih baik darinya. Hubungi Ia sesekali misalnya pada saat ulang tahun atau Hari Raya, tidak perlu berlebihan hanya dengan pesan singkat pun Anda sudah bisa menunjukan bahwa Anda masih mengingat dia meskipun tidak ada lagi yang istimewa diantara kalian. Menjalain silaturahmi itu wajib loh hukumnya…

Namun apabila mantan pacar sudah menjadi obsesi yang mengganggu pekerjaan dan kehidupan sosial, cara terbaik adalah melupakan dirinya. Berkacalah pada sahabat atau orang terdekat Anda karena merekalah yang dapat menilai sepantas apa si mantan untuk diperjuangkan kembali. Tentu Anda tidak ingin membuang waktu sia-sia untuk pria yang telah menyakiti atau tidak baik bagi diri Anda kan?

Mintalah bantuan lingkungan terdekat untuk memudahkan Anda melupakan si mantan, dan tentu saja bulatkan tekad agar Anda tidak menjadi plin plan dengan pilihan Anda. Anda tentu tahu kualitas diri Anda dan pria seperti apa yang pantas mendapatkan hati Anda kan ?

Semoga Berhasil..!!

Benih.net

cara manis balas dendam ke mantan pacar

Pasti deh nggak ada orang yang senang setelah putus hubungan. Apalagi kalau caranya dicampakkan. Tapi, kadang-kadang, apa yang kita lakukan kemudian setelah hubungan itu berakhir, amat tidak masuk akal. Menyedihkan, malah.

Misalnya, ada orang yang terus saja meneror mantan pacarnya dengan telepon, e-mail, ataupun SMS. Atau, setiap kali bertemu, tampangnya seolah-olah paling malang sedunia. Pokoknya apa saja, deh, supaya si mantan itu jadi merasa bersalah. Padahal, sikap seperti itu bukannya bikin si mantan kepingin balik, malah berucap, “Ih, segitu aja deh, dia. Untung gue buru-buru putusin …” Barisan sakit hati itu lupa kalau cara terbaik setelah putus adalah dengan penampilan yang sewajarnya, tanpa ada emosi atau penyesalan yang terlihat. Soalnya, menunjukkan bahwa kita biasa-biasa saja, justru malah makin menambah ‘nilai’ di depan mantan. Dia akan berpikir bahwa sebenarnya, dia tidak terlalu berpengaruh dalam kehidupan mantan pacarnya.

Sukses = balas dendam termanis

Kata kunci bagi rasa sakit hati yang tiada terperi adalah dengan menjadi sukses. Sukses ini bisa di bidang apa saja, mau karir, pekerjaan, ataupun menaklukkan para ‘pendatang baru’. Jangan cuma manyun di rumah, tapi bergegaslah mengejar kembali kebahagiaan hidup yang pernah dimiliki. Penampilan oke

Jangan habiskan waktu dengan bermuram durja. Pergi kek ke gym, bentuk badan supaya lebih oke. Pakai baju-baju yang nyaman dan ceria, supaya tampil lebih menarik. Jadi orang yang lebih baik.

Inilah saatnya untuk menemukan diri sendiri. Kalau dulu waktu terlalu banyak dihabiskan dengan dia, kini saatnya mendesain ulang hidup kita. Sisihkan waktu untuk berbuat baik, entah kepada keluarga, teman, bahkan orang-orang yang tak dikenal. Luangkan waktu untuk membantu mereka yang tertindas, pengungsi, dan fakir miskin. Cari juga kegiatan lain yang fun, seperti naik motor besar, menyelam, dan sebagainya.

Mulai flirting Hmm, memangnya cowok/cewek cuma dia aja? Cari lagi dong yang lain, dan taburkan daya tarik itu ke mana-mana. Sudah pasti ada yang nyangkut, kok. Bukankah jam terbang sudah tinggi? Jangan sinis Orang yang sedang sedih cenderung sinis dan ‘tajam’ pada orang lain. Jangann lakukan hal itu, karena malah akan membuat pesona berkurang. Mereka yang bahagia lebih tinggi daya tariknya.

Jadi pacar yang lebih baik Belajarlah dari kesalahan-kesalahan dulu. Karena itu, perbaiki sikap dan tingkah laku bila sudah berhasil menggaet yang baru.

Raih sukses Nah, itu tadi. Segeralah mencapai apa yang bisa dilakukan. Kemenangan dan kebahagiaan sebenarnya sudah ada di depan mata, bila berusaha keras.

Pastikan si mantan pacar tahu Balas dendam seperti di atas belum terasa manisnya kalau si mantan nggak tahu. Yah, bukan berarti mesti berkoar-koar di TV atau di majalah seperti yang sering dilakukan para selebriti yang habis putus terus dapat pacar baru. Tapi, cari cara halus supaya dia tahu kalau dunia masih dalam genggaman meskipun tanpa dirinya!

http://panah-asmara.blogspot.com

cara mengubah dendam menjadi motivasi

Dendam berarti sama keadaaan yang engga sesuai dengan keinginan? Duh, engga jaman lagi deh girls menyimpan apalagi membalas dendam…

Ngapain sih dendam sama teman yang menyalip kamu dalam urutan peringkat kelas? Buat apa sih dendam sama mantan pacar yang selingkuh? Punya rasa dendam engga enak lho girls… Kita selalu berfikir negatif. Kita selalu berfikir bagaimana caranya agar dia juga merasakan kesakitan seperti apa yang kita rasakan. Duh, engga banget deh girls…

Yakinlah bahwa setelah badai pasti ada pelangi. Jadi, daripada kamu capek mikirin gimana caranya balas dendam, mendingan kamu rubah dendam kamu menjadi motivasi aja. Kalau ada teman kamu yang menurut kamu engga mungkin bisa nyaingin kamu tiba-tiba mendapat rangking diatas kamu, lebih baik kamu cari tahu bagaimana dia bisa melakukan itu. Jadikan motivasi untuk bisa menjadi lebih baik darinya.

Kalau kamu engga pernah merasakan kesakitan, kamu engga akan tahu gimana rasanya bahagia, so… jangan takut ”jatuh” ya girls. Ada pepatah bijak yang bilang bahwa kegagalan adalah awal dari kesuksesan.

Source : Dirangkup dari beberapa sumber
http://zura-diary.blogspot.com/2008/06/cara-mengubah-dendam-jadi-motivasi.html